Pages

Subscribe:

Merah Saga

Pena#1

nulis dan nulis,,,,,kl dapat sesuatu,,ikatlah dengan pena.. Kajian Ahad di masjid Istiqlal kala itu, membuat diri ini semakin rindu akan kota jogja.#eaa....iya,,jogja,,kota dimana dengan mudahnya menemukan Kajian Kajian yang pasti bermanfaat. Beda banget dengan keadaan disini,,atau mungkin karna saya yang kurang lincah..#ahentahlah. Yang jelas kajian ahad kali ini membahas tentang makna Al barakah. Yang pertama adalah Imam yang kokoh,,,,dibuktikan dengan "apabila mendapat nikmat ,maka bersyukur# Dan apabila dapat musibah ia bersabar". Yang kedua tumbuh Dan berkembang. Amal yang senantiasa bertumbuh Dan bertambah tiada henti. adapun tanda amal shaleh tidak diterima Allah diantaranya,,,,,,bahwa amal shaleh tersebut tidak bisa mencegah dari berbuat dosa. ---Hidup seorang hamba terus ia maknai untuk bermesraan dengan Allah----dan selalu memaknai bahwa balasan yang diberikan Allah di dunia adalah ujian berikutnya######merenung Makna yang ketiga adalah as saadah atau kebahagiaan,,,,,,,,,, Kenapa bahagia???? Bahagia karena mentaati Allah.#titik maknanya?????? Melatih hati kita agar sedih,,,sedih karena kemaksiatan,,bukan karena kehilangan,dll. Pengen belajar sebaik baik kisah???diutuhkan dalam satu surah dalam All Quran. ,,,#kisahNabiYusuf. #SemangatBelajar|Kajian ustad Salim. #kos@AlamSutera | 14 Maret 2015 Continue Reading»

spam

-sudah pergi kemana aja..???
belum pergi kemana-mana, paling bareng temen-temen maen kesana kemari , rutinitas 2 minggu kala itu tangerang-tebet, menikmati pdatnya dan macetnya ibu kota, rutinitas yang sangat membosankan.
cara mengatasi kebosanan?
- membaca buku - mengajar - nonton film - menyepi
-----------------------------------Kamis, 27 Nov 2014.-------mulai menemukan titik jenuh yang paling maksimal. Continue Reading»

2014

WOW 2014 akan segera berakhir, belum ada tulisan satu pun..
-2013- LULUS
- 2014 Kerja
-2015 --the next project..
kalau ditanya, 2014 ngapain aja es...
jawabnya : maen maen aja...
Bulan Maret 2014, Allah mengizinkan saya untuk merantau, ya awalnya di Bogor, selanjutnya di tangerang, dan selanjutnya lagi masih jadi rahasia, saya juga belum tau.
- kerja, menuntut profesionalitas, bergabung bersama perusahaan ritel, bareng 27 orang, ya, kami MT batch 32.
- di perjalanan, banyak yang lulus sebelum waktunya
- entah karena apa, yang jelas kata-kata ini yang selalu saya pegang "life is a choice".
- prinsip merantau : "kenyamanan bukan dicari tapi diciptakan'
- Alhamdulilah, Allah mempertemukan saya dengan orang-orang hebat, saudara, kawan, partner, dan semuanya.
- ditanya betah, ya cukup betah, berusaha menikmati semua yang Allah berikan.
- sudah berkontribusi?...jawabnya : belum.
- Hanya bisa berdoa, semoga setiap langkah ini selalu dalam tuntunan dan lindunganNya.
Continue Reading»

Yakin



Kamis, 12 September 2013
Haru, senang, sedih, lega, semua perasaan itu ada, bercampur menjadi satu. Post ini saya tulis untuk menceritakan apa saja yang terjadi di hari ini, sesuatu yang akan terkenang dan ga akan saya lupakan. Ok, langsung saja, hari ini saya baru saja selesai sidang skripsi. Semua cerita yang terjadi hari ini bermula dari hari Kamis, 5 September 2013, atau satu minggu yang lalu.
Hari itu, Kamis 5 September 2013, setelah sekian lama ga bimbingan karena memang mengerjakan revisi, (tapi saya memang lelet banget) kurang lebih 1,5 bulanan setelah draft dikoreksi Dosen Pembimbing, akhirnya saya memutuskan untuk menghadap Dosen Pembimbing dengan membawa hasil revisi yang sudah saya kerjakan selama ini. Next, tanpa basa basi saya sms Bu.Lina(dosen pembimbing TA saya), beliau ada waktu kosong jam berapa, dan balasan pun langsung saya terima….Coba sekitar pukul 14.00.
Ok, di waktu tersebut saya langsung menuju lantai 2 gedung akademik, dan menuju ruangan Bu.Lina, harus bilang sekretarisnya dulu, karena beliau adalah Wakil Dekan, jadi ga bisa langsung masuk menemui, semua harus lewat sekretaris dulu….tapi untungnya saya melihat Bu.Lina di ruangan, beliau sedang menemui tamu sepertinya, jadi saya menunggu di luar. Setelah beberapa menit menunggu, Bu.Lina pun memanggil saya, “ayo ,,,,mari  mbak esy.”
Langsung bangkit dari tempat duduk, dengan membawa tas back abu-abu yang berat, saya pun masuk ke ruangan Bu.Lina, harap-harap cemas, berfikir apa nanti komentar yang saya dapat, karena cukup lama dan ini baru ngadep. Langsung ditanya,”Gimana, udah selesai belum,kurang apa e?”
“Ini bu, sudah(dengan nada agak ragu karena ada beberapa teorema yang belum ada buktinya), tapi kurang ini, ini, Bu.”
“Ya di lengkapi ya, saya mau pergi soalnya, tapi masih ada waktu satu minggu, kalau bisa dikejar sidang minggu depan, dikejar saja”
“Ehm, pergi kemana Bu?”
“Loh saya belum ngasih tau ya, makanya waktu itu saya sms agar skripsinya segera diselesaikan, saya kira sudah tau mbak, minggu depan saya mau pergi untuk ibadah Haji”
Owh…baru sadar waktu saya sms Bu.Lina ketika idul fitri minta maaf bla bla bla, dapat balesan dari beliaunya, dan langsung diawab,” Sama-sama, ibu juga minta maaf ya, ayo skripsinya segera diselesaikan =).”
Tak kira itu hanya sekedar motivasi buat saya, ternyata beliau mau pergi haji…ehm.baru tau
“Trus pulangnya kapan Bu?”
“Tanggal 4 November, la kamu mau wisuda kapan e mbak?”
“Kalau bisa November Bu”
“Ya sudah, coba cari tau dulu kapan terakhir daftar sidang dan yudisiumnya, kalau minggu ini saya masih disini. Coba Tanya ke Prodi dulu.”
Saya pun bergegas menuju  Prodi yang ada di lantai 3 gedung math, dengan tas berattttt, naik tangga, huh huh huh…
Langsung Tanya ke petugas Prodi, Bu Tutik yang selalu standby di kantor Prodi,
“Bu, saya mau tanya, batas terakhir yudisiumnya kapan ya, trus kalau mau sidang minggu depan, harus masukin drafnya kapan Bu?”
“Biasanya untuk wisuda November, ya yudisiumnya sekitar Oktober akhir mbak,
Kalau mau sidang minggu depan ya maksimal besok harus sudah menyerahkan draf ke prodi.”
HUa……Parah-parah parah….akhir yudisium periode November adalah akhir Oktober, sedangkan Bu.Lina pulangnya tanggal 4 November, jelas ga kekejar, kalau pengen November ya harus sidang minggu depan sebelum Bu.Lina pergi, dan kalau mau sidang minggu depan, satu-satunya kemungkinan harus nyerahin draft Jum’at besok…#Mikir…#hehm…..dengan kondisi skrip yang masih compang-camping seperti ini, ada yang belum ada buktinya, dan saya merasa kesulitan, sepertinya harapan ini pupus, #saya nyerah.
“Ok, Bu, makasih.”
Saya pun turun dari lantai 3 prodi menuju ke bagian akademik lantai 2, cukup jauh dan kembali harus berhubungan dengan tangga,,,,,,
Diruangan, langsung disambut Bu.Lina…”gimana mbak?”
“Jadi gini Bu,bla bla bla..saya jelasin intinya oktober bts akhir yudisium, dan kalau mau sidang minggu depan , besok draf harus diserahkan ke prodi.”
“Saya pun bilang, ya udah Bu, nunggu ibu pulang juga ga apa, yang penting lulus tahun ini, wisuda bisa ngikut Februari..#saya pun nyerah di depan Bu.Lina,”
“Tapi Bu.Lina, beliau bilang, la kurang apa lagi, ini bisa dikebut nanti malam, trus besok nyerahin draf ke prodi, di coba dulu, besok kalau mau ngumpulin draf saya di ruangan, kan minta ttd dari dosen pembimbing juga kalau mau nyerahin draft”
Sontak, saya bangkit, haaa…Harapan itu masih ada ternyata…tapi mikir#satu malam?@#$%%%%%…
“Oh gitu Bu, ok saya coba Bu, besok saya kesini lagi ya Bu, semoga malam ini bisa menyelesaikan.”
“Ya, dicoba dulu.”
Saya pun bergegas untuk memikirkan apa yang akan saya perbuat, seperti udah mentog dan ga bisa menyelesaikan yang kurang, saya pun sms ke temen-temen  para jenius matematika, dua anak yang saya sms, dan semuanya ga bisa, ehmmmmm…tapi  salah satu menjawab, ahad bisanya. Ahad, orang saya besok ngasih drfny..ehm, satu-satunya jalan keluar ya dari diri saya sendiri, ok..apapun keadaanya akan saya coba, dan apapun hasilnya besok draft jadi.titik
Sore, pukul 14-16 di kampus bolak-balik, duduk, mikir,,,dan saya pun pulang dengan perasaan ragu dan optimis. Ragu apakah besok bisa jadi drafnya, apa bisa?....Optimis, dan harus optimis bisa, semua keraguan harus dilawan…#biasa dengar ceramahnya
Ust. Felix, Yakin…Haqul Yakin…Allahuakbar..^^
Sesampainya dirumah, langsung beraksi, dan keesokan paginya , saya putuskan, draf ini akan saya kumpul ke prodi.
Pagi itu, karena print saya ternyata tidak bersahabat, baru dapat 50an halaman, ehhh tintanya malah habis…Okelah, saya langsung go to jogja, print laser +foto copy 4x.
Setelah itu, minta kartu kuning , kartu bimbingan ke Eni,,,makasih Eni. Kartu saya isi, draf sudah ditangan, saya menghadap Bu.Lina….beliau tanda tangan banyak banget, (maklum, selama bimbingan ga pernah bawa kartu)….setelah itu ke prodi…dan masalah muncul, transkip nya harus di cap,,,Next, saya pun ke bagian akademik minta cap. Ok, diambil setelah istirahat jam satu, saya pun minta ttd krs dari dosen pembimbing akademik (Pak. Ari Suparwanto) terlebih dahulu, dan untungnya beliau juga ada di ruangan. Untung, draft sudah, fotocopy ktm, krs sudah, slip pembayaran SPP sudah, yang belum tu transkip. Saya pun nunggu di depan akademik sampai jam satu, dan setelah tanya , ehhhhh kata petugasnya besok senin aja mbak ya…Whattt?..tadi katanya habis istirahat jam satu, …..
“Ya udah coba nanti jam 3”…..
Males basa-basi, saya pun ngalah dan pergi ke prodi menjelaskan kalau transkipnya belum bisa dicap..dan BU.Tutik pun bilang, ya udah gapapa, besok nyusul senin pagi ya mbak…
Ok, agak tenang, ga maslah nyusul senin pagi, tapi maslahnya ni transkip kalau ga ditunggu, bisa bisa senin yang harusnya pagi, bisa jadi siang …hemmm..saya pun memutuskan untuk menunggu di depan akademik, di depan loket, duduk menunggu transkip dapat cap…###kaya orang ilang+ngantuk.
Akhirnya jam 3 tiba, dan pas banget, transkip sudah di cap….berharap prodi masih buka biar senin saya ga usah pagi-pagi ke kampusnya…EHHHh setelah naik 3 lantai, ternyata prodi udah gelap…artinya sudah closed.
Ehmmmm…di ambil ibrohnya aja dah, jadi makin kuat, sehat, dan bisa menurunkan berat badan, sehari naik turun tangga berkali-kali.
Pulang sambil H2C, ingat kalau senin ke kampus karena kata Bu.Tutik sudah bisa ambil jadwal sidang….#mikir…secepat ini kah..dari daftar-ambil jadwal-sidang#
Masih ada waktu, sabtu ahad senin selasa rabu kamis, entah kapan sidangnya, saya berusaha membenahi yang kurang.
Sampai akhirnya Senin saya ke kampus dan jadwal belum keluar.Ok. berarti Selasa back to jogja lagi.
Selasa saya ke kampus dan jadwal pun saya terima, ada ditangan saya, lengkap dengan tulisan nama, waktu dan dosen penguji…hari itu selasa, antara senang dan takut.
Senang karena akhirnya jadwal siding sudah di depan mata, takut kalau ga bisa jawab pertanyaan dan harus mengulang, ini trauma tersendiri karena ada beberapa rekan yang harus mengulang sidang.
Saya berusaha meyiapkan file-file yang dibutuhkan, file presentasi, bukti lemma, teorema, contoh dan konsep-konsep yang dibutuhkan, takut dan merasa masih banyak kurangnya. Akhirnya saya sms adik angkatan yang super jenius, dan dapat balasan kalau beliau tidak di jogja, kalau mau tanya lewat email/sms aja gpp…gitu katanya, ehm seakan ada lilin menyala….
Hari rabu pagi saya kirim email lengkap dengan pertanyaan yang  masih membuat saya bingung.
Malamnya, semua pertanyaan terjawab, lengkap dengan formulanya.
Kaget dan ga mengira, berarti beliau bener-bener duduk, baca soal, ngetik equation seperti itu, superrrr jenius banget. Makasih.
Sampai rabu malam saya masih takut dan berusaha menyiapkan semaksimal mungkin.
Dan paginya saya berangkat dari rumah sekitar pukul 05.15…untuk jaga-jaga siapa tau ban bocor atau kendala yang lain, +mampir ngeprint di Cozy dulu. Setelah itu saya menuju Ruang sidang lantai 3 gedung matematika. Masih gelap dan belum di buka, sahabat saya pun belum datang.
Setelah beberapa menit menunggu, mulai ada orang yang datang dan melihat-lihat ruang sidang, saya pun curiga,,,,dan beliau saya tanya, mau sidang di sini kah mbakk?...ga mbak, mau ada acara kunjungan jam 7-10….whattttttt
Kok bisa ya,,,,,ehmmmm mulai bingung ni, saya menelfon sahabat saya, ternyata beliau sedang naik tangga, pas banget, langsung cerita, dan dia pun menenangkan saya, #saya orangnya grusah-grusuh soalnya..
“Tenang ya, disini dulu, tak lihatin,…..sana sholat dhuha dulu biar tenang”,,,katanya..
Saya pun sholat di mushola lantai 3, berusaha tenang dan memohon agar diberi kelancaran.
Setelah selesai sholat, saya melewati ruagan dosen penguji, saya pun menanyakan perihal ruangan kepada beliau, “Pak, saya kan yang mau sidang hari ini, tapi ruanganya di pakai dan saya belum tau dimana ruanganya”….
“Oh, di ruang sidang lantai satu mbak, ini ada pemberitahuan pindah ruangan. Ternyata mahasiswanya malah ga dikasih tau ya…”
Owh…..yah saya ga dikasih tau ternyata,,,tapi tak apa,,saya bersama kawan saya bergegas menuju ruang sidang lantai satu. Masuk dan siapkan laptop+nyalain LCD, Alhamdulillah ABU masih bersahabat, layar bagian bawah yang rusak ga muncul di layar presentasi…Ok saya memutuskan untuk memakai laptop saya saja, padahal saya sudah bilang teman saya seandainya rusaknya kelihtan di layar presentasi, saya pakai lptpmu ya, dan dia pun sudah bawa laptop juga..makasih ukhti..
Dan dag dig dug…sidang pun dimulai,,,saya presentasi,,,,masalah muncul..whatttt…bimer nya kok eror, di klik pakai keyboard anak panah ke bawah ga bisa, malah kalau pakai anak panak ke bwah seperti sedang memakai kursor di scroll untuk melihat dokumen PDF..parah..padahal tadi tak coba bisae..masak animasinya ga bisa…..…ehmm ..sempat panik, ,,waktu presentasi agak terganggu, tapi untung bisa dikendalikan menggunakan mouse…selesai presentasi…hiiiiikkkkkssssss banyak pertanyaan dasar dari dosen dan saya ga bisa jawab, ehhhmmm,,,salah persiapan sepertinya, banyak yang miss, banyak banget,,,takut kalau-kalau ga dilulusin, tapi untung dosennya baik-baik…^^ ….dengan revisi tentunya, saya di nyatakan lulus..>Alhamdulillah.
Ternyata seperti ini ya rasanya terpojok ga bisa jawab ketika di depan dosen penguji, dan lega setelah mendengar 10 menit lagi soalnya dosen-dosen ada jadwal ngajar jam 09.30.
1.Pak Ari yang nanya, banyak yang saya ga bisa jawab
2.Pak Fajar …banyak juga yang saya ga bisa jawab
3.Pak Sumardi,,,sedikit  yang ga bisa saya jawab karena beliau tanyanya juga sedikit^^
Trus gimana es?usaha aja, kalau pengen jawab ya jawab kalau ga bisa ya diam, apapun yang saya ucapkan, apapun yang saya tulis di whiteboard, entah itu benar/salah, itulah usaha saya, hasilnya Allah yang menentukan, Alhamdulillah kata lulus keluar dari ketua tim penguji, Alhamdulillah ya Allah, hari yang sangat bersejarah----Alhamdulillah...
Sekarang saatnya fokus revisi, belajar es biar kalau ditanya bisa …!OK.  (Barisan, Norm, Bukti, Ruang Linear, Sistem Linear, Abstract, stability, equilibrium…semua menanti untuk di perhatikan^_^….Bismillah.semoga bisa. Allah Maha Pengasih.). Besok ke kampus lagi minta tanda tangan Bu.Lina sebelum beliau go to Mekah, semoga Ibu menjadi haji yang mabrur.
Dibagian akhir tulisan ini, saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada :
1.      Para dosen penguji, Bapak Sumardi.,M.Si,Dr, Bapak Fajar Adi Kusumo, M.Si., Dr., Bapak Ari Suparwanto, M.Si., Dr. yang telah memberikan pertanyaan-pertanyaan yang sangat membangun, terimaksih Pak atas hasil yang diberikan, tentunya dengan revisi yang harus segera saya kerjakan.
2.      Ibu Lina Aryati, MS., Dr. selaku dosen pembimbing, terimakasih banyak atas kesabaran dan pengertian yang telah Ibu berikan, mohon maaf atas segala salah. Terimakasih Bu, momen-momen bimbingan ga akan terlupakan.^^
3.      Sahabatku, Isti Munawaroh yang membersamai dari awal hingga akhir, terimakasih ukhti, sempat meneteskan air mata kala mengingat ukhuwah yang terangkai dari awal hingga akhir dan sampai nanti.
4.      Sahabat Kurnia Ulfa yang telah menjadi guru Latex dan Bimer, terimakasih atas bantuanya Ul.
5.      Terimakasih banyak untuk Uha Isnaini dan Made Tantrawan yang sudah meluangkan waktu dan sudah bersedia membagi ilmunya. Terimakasih teman-teman.
6.      Rekan seperjuangan, Irsyad dan Dwi Purnama….rekan seperjuangan ketika bimbingan, satu dosen pembimbing dan akhirnya,  Dwi Purnama keluar sebagai juara, diantara kami bertiga, beliaulah yang lulus pertama kali, dan wisuda Agustus kemarin.
7.      Sahabat yang sudah meluangkan waktu untuk hadir di sidang tadi, Kety, Rara, Amin, Risma, Isti, Ulfa makasih teman-teman,….untuk Rara selamat sudah S2 ya^^, untuk Kety dan Amin, cepet daftar…Risma prodi statistik, makasih ya^^.
Spesial untuk orang tua, ngomong langsung aja di rumah, dan kata Bapak, saya mau ditraktir bakso,^^
-Inilah coretan kisah hari ini-Kamis, 12 September 2013.




Continue Reading»

*Idolaku*



Seseorang yang diidolakan. Siapa?Pasti orang yang hebat, keren, dan kalau mendengar ceritanya langsung bikin takjub, bikin kagum, pasti orang tersebut terlihat beda dari yang lain, bukan orang yang biasa-biasa aja. Kali ini sosok yang saya idolakan adalah seorang pemuda, bukan pemudi, (^_^)#normal
Saat ini tokoh fiktif cenderung banyak diidolakan, artis, pemain film, pendekar, superhero, olahragawan, atau yang sejenisnya. Tapi ini beda, beda banget. Beliau bukan sosok fiktif, bahkan pernah diucapkan Rasulullah melalui salah satu hadisnya. Siapa dia?
Muhammad II bin Murad, 12 tahun sudah menjadi Sultan, 16 tahun hafal 8 bahasa, pemuda yang diusia 21 tahun sudah menaklukan Konstantinopel, mungkin kita lebih mengenalnya dengan nama Muhammad Al Fatih. Bagaimana cerita beliau, sampai banyak yang mengagumi, seantero penjuru dunia bahkan mengagumi beliau, khususnya umat muslim, termasuk saya juga mengagumi beliau. Semua berawal dari sini-------------

Dari sebuah hadist Rasul. Tentang Konstantinopel dan Roma yang akan ditaklukan oleh kaum muslimin. Seorang pemuda yang terlahir dalam didikan yang luar biasa. Didikan dari seorang Bapak yang sangat serius ingin agar anaknya lah kelak yang akan menaklukan Konstantinopel, karena sejak generasi pertama Usmani semua usaha untuk menaklukan Konstantinopel belum berhasil, hingga sampailah pada keturunan ke tujuh dari keturunan Usmani. Untuk itulah Bapaknya meminta ulama-ulama terbaik untuk mengajarkan anaknya bagaimana cara menaklukan Konstantinopel.
Ulama pertama : Syeh Ahmad Al Qurani, beliau mengajarkan Quran sehinggga Muhammad Al Fatih hafal Quran sejak umur 8 tahun. (orang-orang yang berprestasi adalah orang-orang yang hafal Qur’an). Guru kedua mengajari ilmu islam + mengajari Al Fatih untuk menjadi orang yang mempunyai mental sebagai seorang penakluk, dengan cara diceritakan sejarah, tentang sirah nabawiyah, sedetail-detailnya. Hingga Al Fatih muda sudah hafal kisah Rasul, Khulafaurasyidin, Khalid, Umar, dll. Kepalanya penuh dengan kisah-kisah perjuangan, kestariaan, kepahlawanan, kisah-kisah heroik, bukan seperti saat ini, (kita disuguhkan dengan kisah-kisah melo, bikin galau, sedih, nangis tersedu-sedu karena terlalu menghayati romantisme cerita yang berakhir pilu. )
Next, begitulah Al Fatih, hidup dengan proses pendidikan yang mengagumkan. Suatu ketika, Sang Ulama pun meyakinkannya, kata-kata yang membuat semangatnya semakin membara. “Bapakmu sudah mencoba menaklukan Konstantinopel tapi belum berhasil, kakekmu pun gagal, buyut-buyutmu pun gagal, dari generasi pertama semua gagal, dan saya yakin kelak anak-anakmu juga pasti akan gagal, kenapa? karena menurut saya orang yang akan menaklukan konstantinopel yang dikatakan Rasul sebagai penakluk terbaik dan pemimpin pasukan terbaik ada di depan mata saya, engkaulah Muhammad Al Fatih sang penakluk Konstantinopel”. Dengan dibakarnya semangat beliau, ia pun yakin Konstantinopel pasti takluk dan akan takluk ditangannya. Al Fatih pun berucap, “Akan ditaklukan konstantinopel oleh pemimpin yang terbaik, dan saya lah yang akan menjadi pemimpin yang baik”. Oleh karenanya, hal selanjutnya yang ia lakukan adalah melakukan persiapan dan memantaskan diri untuk menjadi pemimpin yang baik, ia lalu kuasai 8 bahasa, umurnya 16 tahun kala itu. Dengan demikian ia menguasai sejarah dan menguasai 8 bahasa.
Oorang yang hebat adalah orang yang menguasai sejarah dan menguasai berbagai bahasa. Dari hal ini, pantaslah bagi kita untuk semakin menjadikan sejarah dan bahasa menjadi hal favorit yang harus senantiasa kita pelajari. Tapi masalah yang muncul, ketika pelajaran sejarah malah sering ga memperhatikan, malah serasa mendegarkan dongeng.
Sejak saat itu Al Fatih pun tak pernah meninggalkan rawatib dan tahajut. Semenjak baligh sampai wafat, dua amalan itu tak pernah ia tinggalkan. Karean ia sadar betul, Sang Penakluk terbaik adalah yang paling dekat dengan Allah, agar Allah berkehendak membantu dia. Hal yang dilakukan adalah ibadah dan mendekatkan diri pada Allah, karena dengan itu lah InsyaAllah Allah akan memberikan pertolongan, bukan berharap mendapatkan pertolongan dulu baru mau untuk beribadah. Al Fatih kemudian membetuk pasukan terbaik, pasukan Inkisaria namanya, suatu pasukan yang terkenal sebagai pasukan terkuat sepanjang sejarah sampai PD 1, pasukan yang ditakuti musuh tapi disegani oleh kawan. Kala itu sampai ada yang berucap bahwa,” Sungguh pasukan muslim yang berjumlah 100.000 orang, berjalanya lebih cepat daripada jumlah pasukan nasrani yng berjumlah 1000.” Karena mereka ga banyak bertanya. Mereka taat pada pemimpin. Ketaatanya tanpa batas, kalau disuruh pergi perang kaya pergi kondangan, pasukan pun dikumpulkan dalam barak ,dan setiap barak dikirim ulama untuk membacakan hadis, membacakan Al quran dan mendidik mereka dengan semangat jhad fisabilillah, sehingga cita-cita yang keluar dari jiwa mereka adala Al Ghazi. Setengah dari jumlah pasukanya selalu tahajud di malam hari. Yap, itulah pasukan INKISARIA, sekitar 7000 pasukan elit dengan program pelatihan terpadu sejak kecil. Pasukan yang para prajuritnya mempunyai cita-cita tertinggi sebagi Al Ghazi, berperang dan mati di jalan Allah.
Baru tau kenapa anaknya mb kos saya diberi nama Ghazi, keren ternyata artinya.
Setelah itu, mereka pun melaksanakan strategi untuk menaklukan Konstantinopel. Ditutuplah konstantinopel dengan sebuah benteng, Rumell Hisari namanya. Karena Al Fatih berfikir, kalau konstantinopel diserang dari barat, ga mungkin menang karena akan ada bala bantuan yang datang, kalau mau menang harus ditutuplah selat Bosforus, gimana caranya?
Al fatih berucap, “Buyut saya pernah bangun benteng disini, kalau kita mau menutup selat ini kita harus bangun benteng di depanya”. Ketika kabar ini terdengar oleh Kaisar Konstantinopel, maka Sang kaisar pun protes, “Kamu siapa, bangun benteng di tanah orang, dulu buyutmu ketika bangun benteng di tanah sendiri aja izin, kamu bangun benteng ditanah orang malh ga minta izin.”(begitu kira-kira dialognya)
Al Fatih pun nulis surat balik, “Apa yang saya lakukan adalah membangun benteng saya sendiri sedangkan wilayahmu adalah wilayah yang dibatasi oleh tembok-tembokmu saja, selain itu bukan wilayah siapapun. Kalau akau ingin membangun benteng disana itu urusanku dan bila engkau berkata tentang Sultan-sultan sebelum aku, ketahuilah Sultan yang sekarang berbeda dengan sultan yang kemarin. Apapun yang mereka ga bisa lakukan saya bisa lakukan, yang mereka ga bisa selelsaikan saya selesaikan dalam waktu singkat.”
Hingga akhirnya, dibangunlah benteng Rumell Hisari. Benteng buyut Al Fatih yaitu yang dibangun Sultan Bayazid tingginya 25 meter, luas banget. Nah, benteng Muhammad Al fatih lebih gede lagi terletak persis di depan benteng buyutnya, namanya Rumell Hisari, tinggi 82 meter, dibangun dengan 5000 pekerja. Coba bayangkan, jaman dulu belum ada alat berat, bengun benteng segede itu…wooww..dan hebatnya selesai dalam waktu 4 bulan. Luasnya 30000 m^2, selesai dalam waktu 4 bulan, jelas dikerjakan oleh orang-orang yang serius.
Point penting : Orang serius itu kerjanya cepet, berarti kalau yang lam itu biasanya ga serius.#(tersindir)
Semua persiapan selesai, tapi Al Fatih masih punya hambatan tersendiri. Tembok konstantinopel, dibuat pada tahun 300 merupakan tembok yang paling kuat dalam sejarah manusia, selama 1123 tahun ga pernah jebol. Ini wajar karena tingginya aja 18 meter, 3 lapis lagi, lapis pertama parit, lebarnya 20m dalamnya 10 meter, kalau mau berenang pasti dipanah penjaga, kalaupun bisa lolos tahap pertama, harus naik benteng 8m lebar 3 m dan jelas pasti dibunuh penjaga+ masih ada yang tinggi 13 m lebar 5 m. Berfikir sejenak, gimana caranya biar bisa masuk? bom belum ada kala itu, lewat bawah, gali terowongan,dulu ada yang pernah gali terowongan tapi sayang orang Konstatntinopel lebih pinter, merka pasang baskom isi air di bagian atas, setiap meter 1 baskom, jadi kalau dibawah ada yang menggali untuk membuat terowongan, baskom bergetar, lalu d bor kemudian disiram teer dari atas dan dibakar di bawah hidup2…heeem serem.
Al Fatih pun bilang,” Kalau saya pakai cara yang pernah dicoba kita ga akan bisa menang, kemudian gimana caranya, yang kita tau Allah bersama kita, barang siapa bertaubat kepada Allah pasti Allah akan kasih jalan keluar dan akan diberikan rizki dari jalan yang tidak diduga-duga”. Dan ternyata itu betul,,pucuk dicinta ulam pun tiba….
Allah bersma kita”, begitu kata Al Fatih.
Hingga suatu hari ada seniman senjata, Orban si jenius namanya, ia merupakan orang kafir berkebangsaan Hunggaria yang datang kapada kaisar konstantinopel karena kesamaan aqidah, kira-kira begini dialognya
Saya punya senjata ini, mau buat ga?”, kata Orban.
Sang Kaisar, “Bagus juga”,
Orban, “Fee nya segini, kalau mau, kita buat sekarang juga”.
Sory kami belum punya duit, gini aja, kamu jangan pergi kemana-mana kalau kami sudah bisa ngumpulin duit, kami jadi buat senjata kamu, tapi kamu jangan pergi kemana-mana”, begitu kata Sang Kaisar Konstantinopel.
Satu tahun pun berlalu, Orban tinggal di Konstantinopel, namun senjata pun belu jadi untuk dibuat. Namanya Orban jenius, seniman senjata tujuanya cari uang, kemudian ia pun mencari orang yang kira-kira punya duit untuk mau dibuatkan senjata. Kemudian datanglah ia ke Muhammad Al Fatih.
Orban pun menawarkan hal yang sama kepada Al Fatih.
Al Fatih pun merespon, “Bisa ga engkau membuat senjata yang bisa mlemparkan proyektil sebesar ini.”
Orban pun curiga, karena ia tau perhitungan dia juga sama dengan Al Fatih,kalau ada yang melemparkan peluru sebesar ini maka itu bisa menjebolkan tembok knstantinopel.
Orban pun bilang, “Apa kau berencana menghancurkan tembok konstantinopel?”
Kalau iya kenapa?”sambung Al Fatih.
Orban pun menyambung, “Kalau iya kebetulan, saya sudah tinggal disana 1 tahun, dan saya pun tau sudut-sudaut temboknya dan jangankan tembok konstantinopel, menara babylonia aja bisa hancur ditangan saya.”
Ok, buat senjatanya, dan saya bayar 4 x lipat”, kata Al Fatih.
Senjata pun dibuat. Senjata yang kelak akan dikenal dengan The Great Turkeys Boombar, atau senjata Turki yang paling luar biasa besar, kalibernya 0,7 m beratnya 18, 2 ton, panjangnya 5,2 m, jarak tembak 1,6 km, sekali tembak memuntahkan peluru 680 kg. Di uji coba, bagus 10 km jangkauanya dan tembus 2 m di bawah tanah.
Kemudian Al Fatih menyuruh orban untuk membuat senjata yang sama dengan ukuran 2 x lipat.
Satu tahun dibuat, jadilah 69 meriam, 1 meriam 5,2 m, 1 meriam 8,4 m,yg lain ukuran standar 3-4 m. Saat ini meriam itu ada di museum Inggris karena diminta Ratu Elisabet, entah yang paling besar atau yang mana yang jelas di museum Inggris ada meriam karya Orban.
Kemudian, tanggal 6 April 1453 memulai penyerangan, strategi Al Fatih keren banget. 400 kapal dikerahkan, sebelah timur beberapa kapal kecil, sebelah barat 25.000 pasukan berjalan menuju Konstantinopel. Kota yang berbentuk segitiga diserang dari 3 arah, selatan, timur , barat, dia menggedor tembok Konstantinopel dan temboknya ga main-main, 7,5 km panjangnya.
Dengan demikian, 400 kapal dari sebelah selatan, sebelah timur beberapa kapal kecil, barat total 250.000 pasukan. Kala diperjalanan, para pasukan pejalan kaki menulis dalam buku harianya:
Tatkala kami berjalan maka matahari tidak dapat menembus sampai ke terompah kami karena terhalang oleh tombak-tombak kami, dan tatkala kami bermalam maka seluruh tenda-tenda kami menutupi bumi sampai tidak terlihat.”
Saking banyaknya pasukan kaum Muslimin, pasukan konstantinopel yang melihat dari menara berkata, “Tatkala kami melihat pasukan muslim berjalan , kami melihat seperti sungai dari besi mengelilingi kami dari pantai samapai ke pantai.”
Sinar matahari yang memantulakan baju dan tombak-tombak besi terlihat seperti sungai dari besi.
Tembok Konstantinopel dikepung. Sepanjang 7, 5 km terlihat Pasukan Muslim berjejer lengkap dengan baju perang, bendera Laillahailallah dan siap menaklukan kota.


Maka di tanggal 6 April Al fatih mengirimkan utusan. “ Kota ini serahkan secara damai,maka kami jamin setiap nyawa dan darah yang ada pada kalian, kalau tidak biarkan kami berperang”.
Kami tidak mau meyerahkan, lebih baik perang”.
KALAU BRGIU ITU PILIHAN KALIAN”, seru Al Fatih.
Tanggal 6 April pasukan dibariskan didepan tembok, tak lupa Al Fatih memerintahkan pasukan untuk sholat Jumat, Rasul memang meyenangi berperang di hari Jumat. Seluruh kota yang melihat merasa inilah terakhir kalinya melihat salib. Setelah itu takbir pun berkumandang, pasukan mulai memasuki kota.
Ternyata kemenangan belum berpihak pada kaum Muslimin.
400 kapal Muhammad Al Fatih hancur lebur dengan 27 kapal konstantinopel, karena ukuran kapal konstantinopel 10-14 kali lipat lebih besar.
Sebelah timur dipasang rantai gede banget, ga ada kapal yg bisa masuk.
Sebelah barat ditembakan meriam untuk menggedor tembok, ternyata baru ketauan kelemahan, 3 jam sekali baru bisa nembak, panas, nunggu dingin baru bisa nembak lagi, yahhh………tembaga kalau ditembakan terus panasnya luar biasa, ga bisa didinginkan instan, ntar malah pecah, makanya nunggu waktu 3 jam…nembak hancur seman dst….tembok belum bisa roboh.
Dua minggu disana dari 6-20 April, ga ada harapan yang tersisa, mayat-mayat kaum muslimin bergelimpangan, hingga muncullah suara-suara sumbang, “kayanya ga mungkin menang deh, saudara-saudara kita banyak yang mati gara-gara dia mempercayai hadist yang mungkin bukan untuk kita, bukan untuk zaman kita”. Al Fatih sadar moral pasukanya menurun, ia pun kemudian mengumpulkan komandan-komandan untuk rapat.
Ia bertanya apakah tetep perang atau mundur?.
Suasana hening, ga ada yang berani bicara, kecuali satu orang yang paling tinggi pangkatnya sekaligus paling tua, Muh Al fatih izinkan saya bicara..Silakan.
Saya seorang penasihat dari jaman bapakmu, saya sudah menyaksikan engkau dari kecil tumbuh jadi dewasa, aku saksikan seorang pemuda muncul ditengah orang islam yang masa depanya sangat cerah, dia akan menjadi pemimpin yang paling hebat diantara umat muslim, potensinya paling besar, karena itulah daripada pasukan kita mati semua, menurut saya kita mundur saja dulu.”
Tiba-tiba terdengar suara gebrakan meja, ternyata dari seorang mualaf, kemuadain ia pun berucap, “Jangan dengarkan kata-kata dia, sesungguhnya dia hendak memadamkan semangat kita, apapun yg sudah kita mulai, wajib kita selesaikan, kalau dia bicara banyak yang mati , saya ingatkan sejak awal kita berangkat ke Konstantinopel kita ga mengharapkan untuk kembali, melainkan yang kita harapkan adalah mati syahid disini.”
Semangat kembali berkobar, hingga kemudian ada seorang penasihat yang menyampaikan pendapatnya, “Ada cara agar kita bisa menang, kenapa pasukan selalu bisa memperbaiki tembok? Itu karena pasukan terpusat disebelah barat, oleh sebab itulah tembok ga pernah bisa jebol karena banyaknya pasukan yang akan segera memperbaiki ketika terjadi kerusakan pada tembok tersebut. Tapi, sebelah utara ga ada yang menjaga karena mereka percaya diri ada rantai besar yang melindungi hingga ga mungki ada kapal yang akan bisa masuk melewatinya. Ingatlah, kalau kapal kita bisa masuk kita bisa menyerang dari sebelah utara, dan kalau kita bisa menyerang dari sebelah utara maka pasukan akan terbagi ke sebelah utara dan pasukan sebelah barat akan semakin berkurang, dengan demikian mereka tidak akan bisa memperbaiki tembok seperti semula.”
Tapi masalahnya ada rantai yang gede banget di selat bsforus, ga mungkin bisa dilewati….dipotong ga mungkin bisa. Semua kembali putus asa, saat inilah Al Fatih meyampaikan pemikiranya : “ Hal ini sudah saya pikirkan sejak tadi malam, gampang, kapal akan kita coba untuk diparkir didaratan, kemudian kapal diangkat melewati Galata , dan dibalikin lagi. “
Betul juga Sultan, kenapa kami ga mikir begitu, tapi sayang Galata itu bukit yang tinggi.”
Saya tau itu bukit tapi justru itulah yang akan menjadi startegi yang ga bakal mereka sangka. Muhammad Rasullulah selalu mencontohkan setiap perang yang beliau lakukan strateginya ga pernah sama dengan startegi musuh. Kalau pasukan kita aja ga nyangka apalagi pasukan musuh, ini bakal jadi strategi sempurna.”
21 April ..esok hari 72 kapal pindah melalui bukit Galata…dalam waktu satu malam, 22 April semua terkaget-kaget, horror karena ada kapal-kapal pindah dari selat bosforus ke bukit galata….Bendera Lailahailallah Muhamadarasulullah berkibar di bukit Galata, kapal-kapal perang satu persatu dibariskan memasuki wilayah Konstantinopel, paukan Konstatinopel ga pernah menyangkaaaa….wilayah paling aman berubah menjadi wilayah yang paling menakutkan.
Orang Konstantinopel pun bergumam, “Al Fatih orang yang gila, menjadikan ombak sebagai gantinya adalah bukit-bukit galata.” MEREKA KATAKAN KONSTANTINOPEL IS OVER.
Hingga 27 mei masih terjadi peperangan, hampir 2 bulan perang pun terjadi. Tembok pun berhasil dijebol, dan saat itulah 27 mei, “Al Fatih mengumumkan kepada para prajuritnya untuk berhenti berperang dan menyuruh tanggal 28 mei esok agar semua prajurit berpuasa, jangan ada seorangpun yang ga berpuasa. Kita akan minta kepada ALLAH untuk memepermudah penaklukan ini. Karena 29 mei kita akan melakukan serangan umum besar-besaran.”
Di 28 mei itulah, mereka memperbanyak berdzikir, baca quran, hadist, menagungkn nama Allah, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah, hingga tiba pukul 01.00 dini hari tanggal 29 mei, dan Al Fatih pun berkhotbah. AL Fatih naik diatas kuda putihnya, ia berkhutbah didepan para prajuritnya dengan baju kebesaran berwarna merah. Ia sampaikan kepada mereka semua suatu khotbah yang kelak akan kita kenang smapai dengan sekarang.
Seandainya penaklukan konstantinopel sukses maka sabda Rasul telah mejadi kenyataan dan salah satu mukjizatnya akan terbukti, maka kita akan mendapatkan bagian dari apa yang telah menjadi janji dari hadis ini….kemulian dan penghargaan dari ALLAH, untuk itu sampaikan pada setiap pasukan, kemenagan besar yang kelak akan kita capai akan memambah kemuliaan dan ketinggian islam. Oleh karena itu, wajib bagi setiap pasukan menjadikan syariat islam selalu didepan mata dan jangan sampai ada yang melanggar syariat ALLAH yang mulia.
Karena Al Fatih sadar betul, kemenagan islam bukan diakibatkan oleh prestasi ibadahnya, tapi sekecil apa mereka bisa menghijab diri mereka dari dosa dan maksiat kepada Allah, itulah penyebab kemenangan.….seberapa kecil maksiat bisa dihindarkan.” Setelah menyampaikan seluruhnya, Al Fatih berangkatkan pasukanya, Bismillah,,,jam 2 pun dimulailah penyerangan.
Jam 2-4 mereka kalah …jam 4-6 mereka kalah, hingga akhirnya jam 6 dikeluarkanlah pasukan inkisaria, jam 6.30 sebelum matahari bersinar disebelah timur, konstantinopel takluk ditangan kaum muslimin.
Tanggal 29 Mei 1453, diiringi terbitnya matahari dari sebelah timur, Al Fatih masuk didalam gerbang kota, sambil mengucapkan “Alhamdulillah…semoga Allah merahmati para syuhada memberikan kemuliaan pada mujahidin serta kebanggaan dan syukur untuk rakyatku.”
Ia berjalan diiringi bendera Laillahailalah…Muhammadurasulullah menuju gereja aya sofia dengan kuda putih. Dengan mengucapakan Alhamdulillah, menolehkan kepala ke kanan dan kekiri, masyaAllah karena ia telah berhasil menaklukan kota yang disebutkan Rasullulah. Ia memandangi gereja dengan takjub, turun dari kudanya, ia tidak bisa menahan emosinya, ia pun berlutut keaerah Mekah dan bersujud kepada Allah, ia kemudian mengambil segenggam tanah konstantinopel dan menaburkan diatas kepalanya sebagai perwujudan dia hanya berasal dari tanah.
Kemudian, ia masuk kedalam gereja, dan ia temukan ribuan orang histeris, karena mereka takut dibunuh oleh kaum muslimin.
Al Fatih pun berkata, “Keluarlah kalian dari gereja, setiap nyawa akan dijamin, nyawa kalian kami jamin oleh islam maka siapapun yang ingin tetap tinggal di kota, kami jamin property mereka, dan siapa yang ingin keluar dari kota kami jamin nyawa mereka sampai gerbang kota, tapi kami minta tempat ini dijadikan masjid.”
Kala itu, pertama kali Rasul memasuki Madinah yang dididrikan adalah masjid. Al Fatih pun pertama kali yang dilakukan adalah menjadikan gereja sebuah masjid, patung patung pun dikeluarkan, berhala-berhala dihancurkan, gambar-gambar ditutup dengan lumpur dan dicat ulang agar terlihat baik, dan mimbar dibuatkan ditempat yang paling mulia. Sebelum asar semua sudah seleai. Asar dihari yang sama diwaktu itu, dan adzan pun berkumandang…Allahuakbar2x….
Penantian kamu muslimin selama ini…
825 tahun percaya kebenaran Hadist, 54 hari perang, hingga akhirnya 29 mei 1453 terbuktilah.







FINISH
Ini bukan dongeng..tapi kisah izzah kaum muslimin ketika menepati syariat Allah, tidak percaya hanya dengan mata dan logika tapi percaya pada setiap perkataan Rasullulah, tanpa keraguan sedikitpun. Mereka rela menyetorkan darah mereka, setiap tahun dari generasi ke generasi demi kebenaran sabda Muhammad. Walaupun ditertawakan orang Yahudi dan Nasrani tapi mereka tetap yakin, Rasul kami tidak mungkin salah.
825 tahun, kontras banget dengan saat ini, kita baru berusaha berapa lama?…kadang baru berapa hari udah ngeluh,,ya Allah udah ga kuat lagi. Saatnya menguatkan diri untuk bisa semakin kuat dan ga mudah mengeluh dalam memperjuangkan hal apapun.
---------------------------------------------------***---------------------------------------------------------
Finish…kisah seorang pemuda yang sangat mengagumkan…dizaman ini siapa ya yang seperti ini?#think
#Sumber : Cermah Ustadz Felix Y Siaw : Muhammad Al fatih, hasil downloadan dari youtube, didengarkan dan di tulis, sempat keteteran ketika harus nyimak sambil nulis, cepet banget, oleh karena itu sering dipause. Inti kisah nya seeprti itu, ada tambahan dan pengurangan dari sumber aslinya, cerita ini hasil rangakaian kata oleh penulis, oleh karena itu jika ada uraian kata yang kurang pas saya mohon maaf. Saya belum pernah baca bukunya dan berkeinginan suatu saat bisa baca buku Muhammad Al Fatih 1453, tapi mendengarkan penjelasan dan pemaparan kisah beliau dari berbagai sumber, sepertinya bisa mewakili isi buku tersebut. Muhammad Al Fatih .
* sumber gambar : internet(lupa nyatet url nya)
Continue Reading»

-h i j a b-



Allah Swt paling tau yang terbaik bagi hambaNya. Termasuk aturan-aturan yang dibuat olehNya yang bisa kita ketahui dalam Al-Quran maupun Al Hadist , pasti aturan-aturan itu dibuat untuk kebaikan kita semua. Termasuk salah satunya perintah berhijab. Nah, kali ini saya pengen post tentang masalah hijab…meskipun pengetahuan saya tentang ini pas-pasan, tapi pengen nulis aja karena akhir-akhir ini menemukan hal-hal “lucu” tentang hijab.
Berkisah dulu sebelum masuk lebih jauh. Akhir-akhir ini, bisa dibilang sering mendapat komentar tentang kerudung yang saya pakai, apa aja komentarnya? Salah satu nya ketika ngajar TPA, adek-adek TPA kan masih kecil-kecil, jadi kalau ngomong juga jujur banget kan ya, tanpa tedeng aling-aling, langsung ngomong aja. Waktu itu, saat ngaji iqro, ada adek-adek datang dan mau baca iqro, “Mbak baca mb(sambil melempar kartu iqronya lalu duduk disebelah saya).” Dan saya jawab,” Oke, duduk dulu ya dek, antri (pakai bahasa jawa pastinya)”. Sedikit mendiskripsikan dia tu masih SD, anak laki-laki, jadi bandel nya kurang terkendali, dia pun malah narik-narik kerudung yang saya pakai sambil berkomentar, ”Mbak, mau kemah ya mbak, jilbabnya besar bangeet!!!” reflek…mendengar kata itu saya langsung tertawa, lucu bener ni anak, kok bisa menghubungkan antara jilbab dengan kemah, jauh banget kan ya. Saya pun hanya tertawa sambil berucap, “Ya mau tpa lah dek, masak mau kemah.” Kok bisa dikira mau kemah, karena kerudung saya warna krem kali makanya identik dengan kemah, atau dikira tenda pramuka…Ssssttt…entahlah. Tapi, benar juga apa yang dia bilang, sepertinya saat itu saya memang memakai kerudung yang beda dari biasanya. Maklum, jarang beli jilbab segi empat yang langsung jadi dan siap pakai, biasa beli bahan yang 1,5 m trus dipotong jadi 1,3 m, nah tinggal di wollsum in di penjahit, murah, perlu diketahui ini trik untuk pengiritan para akhwat. (just my opinion)
Tapi saat itu, sepertinya Bu penjahit lupa motong atau cuma dikurangin dikit, jadi ya terlihat lebar beda dari biasanya. (Ini cerita pertama tentang masalah kerudung.)
Next, cerita kedua.
Saat itu lagi musim olahraga, khususnya volley. Saya pun tertarik untuk ikut latihan, meskipun ga begitu bisa, yah itung-itung buat olahraga dan kumpul bareng temen-temen. Saya suka dengan volley sejak SMP, waktu itu sering ikut pertandingan antar kelas, buat genapin pemain aja, daripada ganjil alias kurang pemain. Kecintaan akan volley berlanjut ketika SMA, saat itu saya dan beberapa teman saya sama-sama mendaftar ekstra volley. Kebetulan, waktu itu di sekolah saya belum ada team volley nya, jadi ya yang ikut ekstra otomatis masuk menjadi tim volley sma. Sampai akhirnya ketika itu ada kompetisi antar SMA se-Kabupaten, dan kami pun disuruh untuk mewakili SMA. Akhirnya dengan modal pas-pasan, kami satu team bisa memperoleh juara 2, Alhamdulillah ^^. Masih ingat dulu ketika ber enam, yang bener-bener bisa hanya 2 orang, 4 orang (termasuk saya) yang lainya hanya modal nekad aja dah…hhhh…=_=
Waktu itu ketika latihan volley, saya selalu memakai kerudung. Tapi kenakalan itu muncul kembali, ketika tanding, kerudung itu pun“lepas”. Istiqomah belum menancap di dalam qalbu. Maafkan hambaMu yang khilaf ini ya Allah. Malu ketika ingat kala itu, nakal nya ga karuan banget.
Intinya, bisa dibilang volley itu olahraga yang cukup saya sukai. Hal ini berlanjut sampai saat ini, dimana saya berusaha untuk tidak melepas kerudung apapun kondisinya. Ketika itu, saya mengikuti latihan volley untuk suatu kegiatan. Nah, pastinya saya memakai kerudung, berlanjut----, komentar kedua muncul ni, “Mau volley atau mau pengajian?” saya pun hanya senyum. Pengen tau aja atau pengen tau banget.(pikirku)
Semoga dengan respon seperti itu dia mau berfikir. Ada juga yang bilang, “kalau bisa jilbabnya jangan yang terlalu gede ya, soalnya nomor dada dan nomor punggung harus kelihatan”.…huaaa…bingung mau jawab gimana, tapi langsung speak aja..ehm..saya ga nyaman e kalau kelihatan keduanya, pun saat itu seeprtinya jilbabnya biasa aja , ga gede juga. Dalam hati saya berucap, mau saya pakai A, B, C …ya kemampuan saya ga akan berubah, kalau bisanya seperti ini ya cuma seperti ini, jadi kerudung yang saya pakai ini ga mempengaruhi baik tidak nya kualitas, so..ga berpengaruh..jadi ya enjoy aja dah, (tapi ini hanya berani ngomong dalam hati aja).
Back to topic, setidaknya dua hal itulah yang mendasari saya pengen banget membuat post ini. Perintah untuk memakai hijab itu langsung dari Allah, Sang Pemilik Kekuasaan, bukan perintah Bapak/Ibu guru, bukan pula perintah orang tua, tapi perintah Raja segala raja, perintah Sesembahan kita. Jadi mau tidak mau, entah kita suka atau ga, entah kita nyaman atau ga, yang namanya perintah itu wajib untuk ditaati, apapun alasanya. Setidaknya itulah yang menguatkan saya ketika mendengar komentar orang diluar sana. Sedikit kisah, terjadi percakapan antara 2 orang , sebut A dan B.
A = orang tidak/belum berhijab.
B = orang yang berhijab secara syar’i.
A : Eh B , emang ga panas ya, siang siang gini pakai kerudung kaya gitu?
B : (jawaban yang sopan, si B jelasin dengan santun , jelasin 5W 1 H…), jawaban agak gimana nya kaya gini -------mendingan ngrasain panas didunia daripada besok ngrasain panas di neraka--------
A :..diam tak bersuara…
#$%^&*()_+!@#$%^&&**)))#$%^&*()_+!@#$%^&&**))#$%^&*()_+!@#$%^&&*&&
Sebelum lebih jauh melangkah, kita samain dulu persepsi tentang masalah aurat wanita dari hadist berikut :
Wahai Asma’ :Sesungguhnya wanita yang telah haid tidak layak baginya terlihat dari tubuhnya kecuali ini dan ini…”(wajah dan telapak tangan) HR. Abu Dawud.
Dari sini kita ketahui bahwa semua ga boleh terlihat kecuali wajah dan telapak tangan….jadi teringat waktu duluuuu dijelasin sama pemandu tentang pendapat yang di maksud ini dan ini….ada beberapa pendapat , Nabi menunjuk ini dan ini maksudnya menunjuk bagian wajah dekat mata dan telapak tangan, itulah sebabnya timbul beberapa pendapat, ada yang bilang yang boleh terlihat hanya mata, ada yang bilang wajah, tapi saya meyakini yang boleh terlihat adalah wajah dan telapak tangan. Kalau saya meyakini mata dan telapak tangan, waduh,,,harus pakai slayer terus..nah apa kata orang tua saya …ga ngebayangin dah…=_=…..
Next, karena kita udah nyatuin persepsi tentang definisi aurat..selanjutnya ke bagaimana cara kita menutupinya, pastinya ga asal-asalan , ada juga aturan mainya. Kita perhatikan QS. An Nur :31 berikut
31. Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, ------
Dari sini kita ketahui bahwa kita diperintahkan untuk menutupinya menggunakan khimar atau bisa kita sebut kerudung sampai menutupi dada, kalau ga menutupi dada gimana ,,,pasti bisa dijawab sendiri kan ya, para reader kan smart2 semua ^^, lagian kalau perintahya seperti itu juga udah jelas banget.
Point penting : Kerudung yang kita pakai harus diulurkan sampai menutupi dada, kalau lebih panjang lebih bagus.
Next …kalau kerudungnya udah kita ketahui harus menutupi dada, trus pakaianya gimana?...pakaian yang dipakai namanya JILBAB. Terkadang kita salah persepsi dengan istilah ini, jilbab malah dibilang kerudung, padahal kerudung itu khimar bukan jilbab, kalau jilbab itu semacam baju kurung, atau gamis. Kita perhatikan QS Al Ahzab: 59
59. Hai Nabi, Katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.
Baju yang terulur dari atas sampai bawah, tidak ketat ,tidak transparan, dan tidak menampakan dalam nya (lekuk tubuh, dll). Trus kalau 2 potong boleh ga, baju dan rok…Insya Allah boleh kok ^^ . (Tanya sendiri jawab sendiri)
Disini udah jelas pakaian yang harus dipakai, problem muncul..kalau celana bagaimana?...nah, saya juga bingung gimana jawabnya, tapi just want to give my opinion, saat mendengar kajian, dijelasin kalau di dalam rumah ga apa pakai celana, tapi kalau sudah keluar rumah dan bertemu yang bukan mahram ga boleh pakai celana. Ada juga yang bilang boleh pakai celana, asal ga ketat, ga longgar dan ga transparan. Banyak juga persepsi kalau memakai celana berarti menyerupai laki-laki.
Kalau saya sendiri, termasuk meyetujui yang boleh pakai celana, tapi lihat situasi dan kondisi, kalau keluar kemana-mana Insya Allah selalu pakai rok, tapi kalau lagi olahraga, contoh volley, masak iya mau pakai rok, trus kalau di sekolah-sekolah, sampai saat ini saya belum pernah melihat seislami apapun sekolahanya, kalau pakaian olahraga setau saya entah siswa putra maupun putri ya selalu memakai celana. Belum pernah lihat olahraga yang putri pakai rok. Tapi ya sadar diri, celananya panjang , longgar, ga ketat, dan ga transparan. Maaf untuk yang berbeda persepsi.
Trus seberapa panjangnya jilbab yang harus dipakai, dijelaskan kalau bagi wanita sampai dibawah mata kaki. Nah, kalau kotor gimana tu …sebenarnya kalau diperhatikan, dibawah mata kaki itu bukan berarti sampai tanah kok, tapi seandainya kotor, kita perhatikan hadist berikut :
Ada seorang wanita yang bertanya kepada Rasullulah ,
Saya seorang wanita yang memanjangkan atau mengulurkan ujung jilbab sampai menutupi kaki, tapi harus berjalan melalui jalanan yang kotor ?”
Rasul bersabda : “Akan dibersihkan oleh jalan yang bersih sesudahnya.”
Jadi ga ada masalah kan ya kalau lewat jalan yang kotor, tapi kita kan paham situasi dan kondisi, kalau udah tau jalannya kotor ya ga usah berlama-lama melewati jalan itu dan sedikit diangkat lah biar ga terlalu kotor. Ingat, sdikit ya ..ga banyak-banyak =_=.

Dari sini, insyaAllah sudah jelas mengenai cara menutupi aurat, yaitu dengan khimar atau kerudung dan jilbab atau baju kurung. Trus kalau banyak yang ga mau pakai kerudung gimana?...ya tugas kita yang sudah memakai untuk senantiasa mengajak, dan mendoakan supaya mereka segera mendapat hidayah untuk bisa menutup auratnya. Tugas kita itu untuk mengajak, perkara hidayah itu bukan urusan kita, itu urusan Allah, jadi kita serahkan kepada Allah saja. Bentuk ajakan yang pas seperti apa?..susah jawabnya, lebih mudah ngajak anak kecil daripada orang dewasa. Sebenarnya banyak disekitar saya yang belum memakai kerudung, atau hanya memakainya ketika ada keperluan saja, maklum saya tinggal di desa bukan di lingkungan peantren. Beda banget ketika di kos, dikelilingi ukhti-ukhti keren yang pinter dalam segala hal entah akademik maupun non akademik, tapi di tempat saya, memakai kerudung sepertinya belum merasuk ke qalbu menjadi suatu kewajiban, buktinya banyak yang belum memakai, ibu saya sendiri pun memakai kerudung kalau lagi perlu aja, sedikit demi sedikit insyaAllah, saya diam, ga juga, lebih tepatnya pasif. Ya Allah, semoga seiring berjalanya waktu, sedikit demi sedikit terjadi perubahan. Saya bukan siapa-siapa, hanya warga biasa yang biasa aja. Tapi seneng juga, adek-adek tpa justru kalau keluar rumah banyak yang pakai kerudung, Subhanallah ^_^.
Back to topic biar ga kebanyakan out of topic. Jilbab kan wajib bagi wanita yang sudah haid, tapi jilbab juga gugur bagi wanita yang sudah tua (QS.Annur :60), yaitu kalau sudah menopause. Tapi kalau ibu-ibu nya mau memakai jilbab, wah ini bagus banget dan malah lebih keren.
Jadi, yang boleh ga pakai jilbab itu ada 2 yaitu wanita gila atau wanita tua. Nah, yang belum pakai jilbab, kalau sadar bukan bagian dari keduanya berarti termasuk yang harus memakai jilbab. Learning by doing+ lakukan dan paksakan.
Trus gimana dengan komentar-komentar orang disekitar, ehm..ya udah cuekin aja, itu hak mereka juga, kita ga harus selalu dengerin apa yang mereka katakan, orang tu emang suka berkomentar, makanya banyak acara-acara yang ada juru komentatornya, yang jelas setiap apa yang kita lakukan entah baik pasti dapat komentar, apalagi buruk. Jadi, kita ga perlu mencari kedudukan dimata manusia, tapi cukuplah mencari kedudukan hanya di mata Allah. Kalau sulit buanget untuk memakai jilbab, entah karena kondisi, situasi, lingkungan dll, perlu penguat?..ingat selalu sabda Rasul “Semua pahala orang bergantung tingkat kesulitanya”.
Memang, ketika kita berada di komunitas bersama teman-teman yang seprinsip, InsyaAllah kita akan selalu merasa nyaman dan saling menguatkan, karena itulah zona yang sangat nyaman, sebagai contoh zona ini saya rasakan ketika di kampus bersama teman-teman, keluarga fathiya, dll. Tapi tidak selamanya kita akan berada di lingkungan seperti ini, adakalanya kita keluar dari zona nyaman dan merasakan hal yang ada diluar sana, akan ada banyak tantangan. Tapi begitu manis ketika ingat janji Allah dan sabda Rasul, Insya Allah inilah yang akan selalu menjadi penguat kita.
----LAKUKAN DAN PAKSAKAN----
*sumber : ceramah Ustadz.Felix Siaw : clothing in Islam, buku NFQ#2, catatan mingguan.
*sumber gambar : internet

Continue Reading»